Analisis Korespondensi Faktor Penting dan Fasilitas yang Diperlukan pada Jembatan Penyeberangan Orang
DOI:
https://doi.org/10.29103/tj.v13i1.814Keywords:
PO (Pedestrians Bridge), Pedestrians, Facility, The Convenience Factor.Abstract
Abstrak
Salah satu fasilitas yang disediakan pemerintah untuk memudahkan pejalan kaki adalah Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Fasilitas ini dibuat untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pejalan kaki dalam seberang jalan raya. Banyak hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan tersebut salah satunya peningkatan pada fasilitas yang diberikan di JPO. Penelitian ini dibuat menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuisioner dan mendapatkan data dari responden. Kemudian melakukan analisis koresional terhadap factor yang perlu diperhatikan dan fasilitas yang ada di JPO. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah fasilitas yang diperlukan dalam JPO diantaranya lampu penerangan dengan jumlah 18%, CCTV dengan jumlah 16%, vending machine dengan jumlah 2%, eskalator/lift dengan jumlah 35%, musik dengan jumlah 2%, dan ramp dengan jumlah 29%. Selain itu, hasil analisis pada faktor yang diperlukan dalam JPO yaitu keamanan dengan jumlah 46%, akses dengan jumlah 18%, penerangan 6%, desain dengan jumlah 24%, kenyamanan dengan jumlah 6%. Maka terdapat beberapa faktor yang dominan dan perlu diperhatikan seperti keamanan, akses, dan desain. Sedangkan fasilitas yang dominan dan perlu dipehatikan dalam JPO adalah ramp, eskalator/lift, dan penerangan.
Kata kunci: JPO (Jembatan Penyeberangan Orang), Pejalan kaki, Fasilitas, Faktor kenyamanan.
Abstract
One of the facilities provided by the government to make it easier for pedestrians is the Pedestrians Bridge (JPO). This facility is made to increase the safety and convenience of pedestrians in crossing the highway. There are many things that need to be considered to support that, which one is an increase in the facilities provided at the JPO. This research was made using quantitative methods by distributing questionnaires and obtaining data from respondents. Then do a correctional analysis of the factors that need to be considered and the existing facilities at the JPO. The results obtained from this study are the facilities needed in the JPO including lighting with a total of 20%, CCTV with a total of 17.7%, vending machines with a total of 2.2%, escalators/lifts with a total of 35.5%, music with a total of 2.2%, and a ramp of 31%. In addition, the results of the analysis on the factors needed in the JPO are security with a total of 51%, access with a total of 20%, lighting 6.6%, design with a total of 26.6%, convenience with a total of 6.6%. So that several factors are dominant and need to be considered such as security, access, and design. While the dominant facilities that need attention in the JPO are ramps, escalators/lifts, and lighting.
Keywords: JPO (Pedestrians Bridge), Pedestrians, Facility, The Convenience Factor.
References
Ardiansyah, F., Mustofa, I. and Caesarani, B. (2020) ˜Analisa Kualitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Basuki Rahmad, Surabaya, SIAR Seminar Ilmiah Arsitektur, 1, pp. 309-316.
Aryntha, S. and Sumabrata, J. R. (2016) ˜Analisa Infrastruktur Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Berdasarkan Kebutuhan Pejalan Kaki (Studi Kasus: Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Ahmad Yani, Bekasi), Proceedings of the 19th International Symposium of FSTPT Islamic University Indonesia, Ch. 9(9), pp. 1694-1703.
Creswell, J. . and Poth, C. N. (2018) Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Los Angeles: Sage Publications, Inc.
Dong, X. et al. (2019) ˜Examining pedestrian satisfaction in gated and open communities: An integration of gradient boosting decision trees and impact- asymmetry analysis, Landscape and Urban Planning, 185, pp. 246-257.
Kumar, R. (2018) Research Methodology, A Step by Step Guide for Beginner. London: SagePublications.
M.Isya, Caisarina, I. and Herawaty, E. (2015) ˜Aksesibilitas Jembatan Penyeberangan Orang (Jpo) Bagi Penyandang Difabel Di Kota Banda Aceh Menurut Persepsi Masyarakat, 5(1), pp. 12-20.
Megasari, P. N. (2022) Polri Catat 6.707 Kasus Kecelakaan Sepanjang 2022, 452 Orang Tewas, detiknews. Available at: https://news.detik.com/berita/d-6325521/polri-catat-6707-kasus-kecelakaan-sepanjang-2022-452-orang-tewas (Accessed: 12 January 2023).
Nurrahim, M. A. (2014) Analisis Human Error Pada Pengguna Jembatan Penyeberangan Orang. Available at: https://aplikasiergonomi.wordpress.com/2014/06/20/analisis-human-error-pada-pengguna-jembatan-penyeberangan-orang/ (Accessed: 12 January 2023).
OFlaherty, C. A. (1997) Transport Planning and Traffic Engineering. London: Arnold.
Pattisinai, A. R. and Widayanti, F. R. (2021) ˜Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pengguna Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) pada Pelayanan Strategis Berskala Nasional di Kota Surabaya, Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas, 5(1), pp. 1-12. doi: 10.12962/j26151847.v5i1.8740.
Rusyanto, E. (2018) 2017, Lebih Dari 19 Ribu Pedestrian Jadi Korban Kecelakaan | Edo Rusyantos Traffic. Available at: https://edorusyanto.wordpress.com/2018/01/10/2017-lebih-dari-19-ribu-pedestrian-jadi-korban-kecelakaan/ (Accessed: 12 January 2023).
Setiawan, R. (2006) ˜Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Jembatan Penyeberangan. Available at: https://www.scribd.com/doc/307542447/Faktor-faktor-Yang-Mempengaruhi-Pemanfaatan-Jembatan-Penyeberangan (Accessed: 19 November 2022).
Wardiningsih, S. and Hendarto, D. (2019) ˜Kajian Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sebagai Elemen Perkotaan (Studi Kasus: JPO Stasiun Lenteng Agung, Jakarta Selatan), IKRA-ITH Teknologi, 3(2), pp. 36-45.
Wibowo, P. J., Syafaruddin and Sumiyattinah (2019) ˜Studi karakteristik pejalan kaki yang menggunakan jembatan penyeberangan orang di ruas jalan ahmad yani dan jalan rahadi usman kota pontianak, Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, 6(1), pp. 224-231.
Zahra, A. N. (2022) Lampu Merah Jalan Terus | BandungBergerak.id. Available at: https://bandungbergerak.id/article/detail/14752/lampu-merah-jalan-terus (Accessed: 30 January 2023).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Teras Jurnal as the first party to publish the article.







