PERBANDINGAN METODE BINA MARGA DAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) DALAM MENGEVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS JALAN TENGKU CHIK BA KURMA, ACEH)

Authors

  • Ruhdi Faisal Department of Civil Engineering, Syiah Kuala University

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v10i1.256

Abstract

Penentuan kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan dalam mengatasi permasalah jalan, baik untuk jalan yang telah mencapai umur rencana maupun jalan yang rusak. Metode yang umum digunakan di Indonesia untuk menilai kerusakan jalan adalah metode Bina Marga dan metode PCI (Pavement Condition Index). Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan nilai kondisi ruas Jalan Tengku Chik Ba Kurma berdasarkan kedua metode tersebut. Data primer pada penelitian ini beru survey kerusakan jalan dan data lalu lintas. Data lalu lintas hanya dipergunakan pada metode Bina Marga. Berdasarkan pengukuran dilapangan jalan ini memiliki panjang 3,2 km dan lebar 5 meter. Menurut status ruas Jalan Tengku Chik Ba Kurma merupakan jalan kolektor dengan tipe jalan 2/2 UD serta mempunyai kelas jalan IIIC. Urutan prioritas penanganan jalan dengan metode Bina Marga didasarkan pada rentang nilai 0 sampai lebih besar dari 7, sedangkan metode PCI merangking kondisi perkerasan jalan dai nilai 0% sampai 100%. Metode Bina Marga memiliki 3 penangan, yiatu peningkatan jalan, pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. Berdasarkan hasil penilai dengan Metode Bina Marga dapat diketahui penangan yang cocok untuk jalan tersebut adalah pemiliharaan berkala. Metode PCI menunjukkan bahwa Jalan Tengku Chik Ba Kurma memiliki nilai 42,75% termasuk pada tingkatan (fair).

References

Anonim, 1990, Tata Cara Penyusunan Pemaliharaan Jalan Kota (No.018/T/BNKT/1990), Direktorat Jendral Bina Marga Depatemen PU. Jakarta.

Bolla, M., E., 2012, Perbandingan Metode Bina Marga dan Metode PCI (Pavement Condition Index) dalam Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan (Studi Kasus Jalan Kaliurang, Kota Malang). Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 (3): 104-116.

Efendi, M., 2015, Evaluasi Kerusakan Jalan Menurut Metode Pavement Condition Index, Fakultas Teknik Sipil Universitas syiah Kuala, Banda Aceh.

Hardiyatmo, H.C., 2007, Pemeliharaan Jalan Raya, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI), 1997, Direktorat Jenderal Bina Marga, Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.

Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 4655.Jakarta.

Putri, A. P., 2017. Analisa Kondisi Kerusakan Jalan Pada Lapis Permukaan Jalan Menggunakan Metode PCI (Studi Kasus: Ruas Jalan Blora-Cepu), Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Yogyakarta.

Rijal, A., 2014, Evaluasai Tingkat Kerusakan Jalan Untuk Menentuakan Jenis Pemeliharaan Dan Rehabilitasi Dengan Menggunakan Metode PCI (Pavement Condion Index), Fakultas Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Rondi, M., 2016, Evaluasi Perkerasan Jalan Menurut Metode Bina Marga dan Metode PCI (Pavement Concition Index) Serta Alternatif Penangannya (Studi Kasus: Ruas Jalan Danliris Blulukan-Tohudan Colomadu Karanganyar), Fakultas Teknik Universitas Surakarta, Surakarta.

Shahin, M.Y., 1994., Pavement for Airports, Roads,Parking Lots, Chapman and Hall, Dept.BC, New York.

Syahputra, M. R., 2014, Evaluasi Terhadap Kerusakan Jalan Dua Jalur Pada Ruas Jalan Nasional Bireuen-Lhokseumawe Dengan Metode Bina Marga. Skripsi, Jurusan Teknik Sipil Program Sarjana. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala.

Downloads

Published

2020-08-15

How to Cite

Faisal, R. (2020) “PERBANDINGAN METODE BINA MARGA DAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX) DALAM MENGEVALUASI KONDISI KERUSAKAN JALAN (STUDI KASUS JALAN TENGKU CHIK BA KURMA, ACEH)”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 10(1), pp. 110–122. doi: 10.29103/tj.v10i1.256.