PENGGUNAAN EKSTRAK TEMBAKAU SEBAGAI INHIBITRO PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PASIR LAUT DAN AIR LAUT
DOI:
https://doi.org/10.29103/tj.v10i1.264Abstract
Korosi dapat didefenisikan secara umum sebagai pengrusakan bahan oleh lingkungannya. Struktur beton bertulang akan mengalami kerusakan akibat serangan korosi, apabila tidak ditangani akan membutuhkan biaya yang relative mahal untuk memperbaikinya. Korosi pada baja tulangan harus ditangani secara khusus. Oleh sebab itu diperlukan solusi untuk mengatasi masalah ini. Pencegahan korosi bergantung pada jenis korosi yang terjadi pada material terkorosi. Salah satu metode yang terus di kaji saat ini adalah pencegahan korosi dengan menggunakan inhibitor. Dalam penelitian ini, inhibitor yang digunakan adalah inhibitor ekstrak daun tembakau dengan variasi dan konsentrasi yang telah ditentukan yakni 0%,4% dan 8%. Metode yang digunakan untuk menganalisis laju korosi yang terjadi yaitu metode Weight Loss (kehilangan berat). Pengujian dilakukan dengan cara memberikan aliran listrik terhadap benda uji dengan menggunakan voltase sebesar 5V. Pengaliran dilakukan secara bertahap dengan interval tertentu, sehingga diperoleh efeisiensi inhibisi dalam satuan persen. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh penambahan inhibitor ekstrak tembakau dengan metode weight loss pada konsentrasi 4% dan 8% mampu menurunkan rapat arus anodik dan katodik yang mengakibatkan laju korosi pada baja tulangan, Peningkatan konsentrasi inhibitor ekstrak tembakau pada masing-masing variasi campuran beton memiliki efesiensi inhibitor yang baik yakni 64,44% dengan air pencampur air tawar dan 20% untuk air laut pada setiap konsentrasi inhibitor 8% ekstrak tembakau.
References
Abbas, A.S., Fazakas, E. dan Torok, T.I, 2018, Corrosion Studies of Steel Rebar Samples In Neutral Sodium Chloride Solution Also In The Presence Of a Bio-Based (Green) Inhibitor, International Journal of Corrosion and Scale Inhibition Vol. 7 No. 1, pp. 38-47.
Ali, F., Saputri, D. dan Nugroho, R.F., 2014, Pengaruh Waktu Perendaman Dan Konsentrasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava, Linn) Sebagai Inhibitor Terhadap Laju Korosi Baja SS 304 Dalam Larutan Garam dan Asam, Teknik Kimia Vol. 20 No. 1, pp. 28-37.
Andeka, B., Suharto, B., Sutanhaji, A.T., 2015, Efektifitas Limbah Puntung Rokok Sebagai Bahan Inhibitor Korosi Pada Paku Besi Dalam Media Air Tawar, Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 2 No. 2.
Asmara, Y.P. et al., 2018, Application of Plants Extracts as Green Corrosion Inhibitors for Steel in Concrete, Indonesian Journal of Science & Technology Vol.3 No. 2, pp. 158-170.
Bahri, S., 2007, Penghambatan Korosi Baja Beton dalam Larutan Garam dan Asam dengan Menggunakan Campuran Senyawa Butilamina dan Oktilamina, Jurnal Gradien Vol.3 No.1, pp. 231-236.
Haryono, G. et al., 2010, Ekstrak Bahan Alam sebagai Inhibitor Korosi, Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia, pp. 1-6.
Istiqlaliyah, H. dan Candrama, P., 2018, Pemanfaatan limbah putung rokok, daun tembakau, dan kopi sebagai inhibitor besi, Jurnal Mesin Nusantara, Vol. 1 No. 1, pp. 1-9.
Khan, G., et al., 2015, Application of Natural Product Extracts as Green Corrosion Inhibitors for Metals and Alloys in Acid Pickling Processes, International Journal of Electrochemical Science Vol. 10, pp. 6120 - 6134.
Lisha, C., Rajalingam, M. & George, S., 2017, Corrosion Resistance of Reinforce Concrete With Green Corrosion Inhibitors, International Journal of Engineering Science Invention Research & Development Vol. 3 No.9, pp. 687-691.
Ludiana, Y. dan Handani, S., 2012, Pengaruh Konsentrasi Inhibitor Ekstrak Daun Teh (Camelia sinensis) Terhadap Laju Korosi Baja Karbon Schedule 40 Grade Berw, Jurnal Fisika Unand Vol 1 No. 1, pp. 12-18.
Murti, E.A., Handani, S. dan Yetri, Y., 2016, Pengendalian Laju Korosi pada Baja API 5L Grade B N Menggunakan Ekstrak Daun Gambir (Uncaria gambir Roxb), Jurnal Fisika Unand Vol. 5 No. 2, pp. 172-178.
Sari, D.M. Handani, S. dan Yetri, Y., 2013, Pengendalian Laju Korosi Baja St-37 Dalam Medium Asam Klorida dan Natrium Klorida Menggunakan Inhibitor Ekstrak Daun Teh (Camelia sinensis), Jurnal Fisika Unand Vol. 2 No. 3, pp. 204-211.
Turnip, L.B., Handani, S dan Mulyadi, S., 2015, Pengaruh Penambahan Inhibitor Ekstrak Kulit Buah Manggis Terhadap Penurunan Laju Korosi Baja ST-37, Jurnal Fisika Unand Vol. 4 No. 2, pp. 144-149.
Yatiman, P., 2009, Penggunaan Inhibitor Organik Untuk Pengendalian Korosi Logam dan Paduan Logam (Application of Organic Inhibitors for Corrosion Control of Metals and Alloys), Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, pp. 134-142
Yetri, Y., Sari, D.M. dan Handani, S., 2016, Efisiensi Inhibisi Inhibitor Ekstrak Daun Teh (Camelia sinensis) Terhadap Baja St-37 Dalam Medium Asam dan Garam, Jurnal Katalisator Vol. 1 No.1, pp. 2-1.
Yufita, E., Fitriana, D. dan Zulfalina., 2018, Control of Corrosion Rate On A36 Black Plate Steel In Corrosive Medium Using Salam Leaf Extract Inhibitor, Journal of Aceh Physics Society Vol. 7 No. 2, pp. 67-71.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Teras Jurnal as the first party to publish the article.







