PREDIKSI CBR LAPANGAN PADA PONDASI MATRAS DI ATAS TANAH LUNAK DIPERKUAT TIANG - TIANG BAMBU MENGGUNAKAN FORMULA KLASIK TERZAGHI

Authors

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v10i1.262

Abstract

Tanggul adalah sering dibangun di atas deposit tanah sangat lunak or deposit gambut. Dimana, lapisan tanah tersebut memiliki konsistensi yang sangat rendah dengan kohesi tak terdrainase cu < 12,5 kN/m2. Disamping itu, juga memiliki potensi deformasi besar akibat pembebanan. Sistem pondasi tradisional tanah lunak adalah telah banyak digunakan masyarakat untuk menopang beban-beban. Karena itu, sistem pondasi tersebut harus sesuai persyaratan desain stabilitas dan deformasi (DPU., 2005). Prosedur pelaksanaan konstruksi tanah dasar dengan perkuatan cara pondasi tradisional disebut sebagai matras, dimana konstruksinya: (i) penggalian tanah matras, (ii) pemasangan tiang bambu, (iii) peletakan material tanah lunak distabilisasi semen sebagai matras, dan (iv) perawatan matras, and (v) pengujian CBR lapangan. Sayangnya, metode di atas belum bisa diterapkan di lapangan oleh insinyur lokal. Karena itu, penelitian ini adalah  difokuskan prediksi CBR lapangan pada pondasi matras menggunakan formula klasik Terzaghi. Variasi parameter jari-jari piston CBR yakni R0 = 2,5 cm ~ 10 cm, sudut penyebaran beban ß = 5o ~ 30o, tebal matras 22 cm adalah telah dikerjakan dengan bebarapa simulasi. Hasil prediksi nilai CBR pondasi matras adalah ditemukan CBR = 4,9% ~ 5,1%. Hasil CBR pengujian faktual pada uji model adalah sebesar 4,9%. Akhirnya, Hasil prediksi CBR dan observasi CBR lapangan adalah sama sebesar 4.9% untuk penggunaan piston faktual R0 = 2,5 cm. Penelitian perhitungan untuk memprediksi CBR lapangan dapat diterapkan oleh insinyur.

References

Badan Sertifikasi Nasional, 2011, Metode Uji CBR Lapangan, SNI-1738, Hal.1 - 11

Black, W.P.M., 1962, A Method of estimating the California Bearing Ratio of cohesive soil from plasticity data, Geotecnique, Volume 12 (issue 4), hal. 217 - 282

Das. B.M., 1979, Introduction to Soil Mechanics, The IOWA State Press, USA, Hal. 118 - 353

Departmen Pekerjaan Umum (DPU), 1989, Tiang bambu sebagai bahan perbaikan tanah lunak, Laporan akhir.

Departmen Pekerjaan Umum, 1999(a), Tata cara pelaksanaan pondasi Cerucuk kayu di atas tanah lembek dan tanah gambut, No.029/T/BM/1999

Departmen Pekerjaan Umum, 1999(b), Tata cara pelaksanaan pembuatan jalandi atas gambut dengan menggunakan pondasi gelagar kayu, Pedoman Teknik, No.009/T/BM/1999

Departmen Pekerjaan Umum, 2002, Desain dan Konstruksi for Road Embankment on Soft Soils, Edisi 1 - Buku ke-4, Litbang Prasarana Transpoortasi, Hal. 26 - 43

Departmen Pekerjaan Umum, 2005, Stabilisasi dangkal tanah lunak untuk konstruksi timbunan jalan (dengan semen dan cerucuk), Pedoman Konstruksi dan Bangunan, Pd.T-11-2005-B, Hal. 1 - 30

Hedge, A dan Shitaram, T.G., 2015, Use of bamboo on soft-ground engineering and its performance comparison with geosynthetic : Experimental studies, J. Material and Civil Engineering DOI.10.106(ASCE)MT.1943.533.0001224, Hal.1-9

Kolk, H.J. dan Van der Velde, E., 1996, A Reliable Method to Determine Friction Capacity of Piles Driven into Clays,In Proceeding of The Offshore Technology Conference, Houston, Tex., 6-9 May 1996, Hal. 337-346

Roosseno, 1999, Karya ilmah, Phenomena cerucuk kayu.

Skempton A.W., Discussion of the Structure of Inorganic Soil, Proceedings - Separated (315), 1954, Hal. 19 - 22.

Suyuti, Mufti A.S. dan Zulkarnain K.M., 2019, Bearing Capacity of Soil Bags on Soft Ground Reinforced by Bamboo Pile, Int. J. of GEOMATE, Vol.16, Issue 53, Hal.32-39.

Terzaghi K dan Peck R.B., 1948, Soil Mechanics in Engineering Practice, John Wiley & Sons, Inc., New York, 1948, Hal.167-175.

Yamaguchi H., 1963, Practical Formula of Bearing Capacity for Two Layered Ground, Proc.2nd Asian Regional Conference on Soil Mechanics and Foundation Engineering, Japanese Society of Soil Mechanics and Foundation Engineering, Tokyo, 1, Hal. 176 - 211

Downloads

Published

2020-08-15

How to Cite

Suyuti, S., Rizal, M. and Damayati, Y. (2020) “PREDIKSI CBR LAPANGAN PADA PONDASI MATRAS DI ATAS TANAH LUNAK DIPERKUAT TIANG - TIANG BAMBU MENGGUNAKAN FORMULA KLASIK TERZAGHI”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 10(1), pp. 59–70. doi: 10.29103/tj.v10i1.262.