Analisis Spasial Bahaya dan Risiko Banjir Terhadap Bangunan Menggunakan Software HEC-RAS dan InaSAFE pada Wilayah DAS Sungai Bingei

Authors

  • Adrian Adi Hidayat Universitas Malikussaleh
  • Fadhliani Universitas Malikussaleh
  • Teuku Mudi Hafli Universitas Malikussaleh
  • Fasdarsyah Universitas Malikussaleh
  • Nura Usrina Universitas Malikussaleh

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v16i2.1425

Keywords:

flood, Nakayasu SUH, flood risk assessment, HEC-RAS 2D, InaSAFE

Abstract

Abstrak

 

DAS Sungai Bingei berada di Kota Binjai, Provinsi Sumatera Utara merupakan wilayah yang sering mengalami kejadian banjir yang berdampak pada permukiman dan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan genangan banjir menggunakan HEC-RAS 2D serta menganalisis tingkat bahaya dan risiko banjir terhadap bangunan menggunakan InaSAFE. Debit banjir dihitung menggunakan HSS Nakayasu berdasarkan data curah hujan NASA Power periode 2006–2025 untuk kala ulang 25, 50, 100, 200, dan 1000 tahun, dengan debit maksimum sebesar 877,84 m³/detik. Hasil simulasi menunjukkan luas genangan berturut-turut sebesar 224,47 Ha, 246,06 Ha, 270,77 Ha, 288,13 Ha, dan 331,21 Ha. Hasil validasi model menunjukkan kesesuaian terbaik pada Q100 dengan nilai NSE sebesar 0,872 dan PBIAS sebesar -1,161. Analisis InaSAFE pada skenario Q100 mengidentifikasi 2744 bangunan berisiko tinggi, 1139 bangunan berisiko sedang, dan 1027 bangunan berisiko rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam mitigasi serta perencanaan penanganan banjir di Sungai Sei Bingei, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Kata kunci: banjir, HSS Nakayasu, penilaian risiko banjir, HEC-RAS 2D, InaSAFE

 

Abstract

 

The Bingei River watershed (DAS Sungai Bingei), located in Binjai City, North Sumatra Province, Indonesia, is an area frequently affected by flooding that impacts settlements and infrastructure. This study aims to map flood inundation using the HEC-RAS 2D model and to analyze flood hazard and risk to buildings using InaSAFE.Flood discharge was estimated using the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph (SUH) based on NASA Power rainfall data for the period 2006–2025 for return periods of 25, 50, 100, 200, and 1000 years, with a maximum discharge of 877.84 m³/s. The simulation results show inundation areas of 224,47 ha, 246,06 ha, 270,77 ha, 288,13 ha, and 331,21 ha, respectively. Model validation indicates the best performance at the 100-year return period (Q100), with an NSE value of 0,872 and a PBIAS of -1,161. InaSAFE analysis for the Q100 scenario identifies 2744 buildings at high risk, 1139 at medium risk, and 1027 at low risk. The findings are expected to serve as a basis for flood mitigation and future flood management planning in the Bingei River basin Binjai City, North Sumatera.

 

Keywords: flood, Nakayasu SUH, flood risk assessment, HEC-RAS 2D, InaSAFE

References

BNPB, 2025. Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Https://Dibi.Bnpb.go.Id [Diakses 10 Mei 2025].

Brunner, G.W., 2021a. HEC-RAS River Analysis System, Hydraulic Reference Manual, Version 6.0. US Army Corps Of Engineers, Hydrologic Engineering Center, Davis, CA.

Brunner, G.W., 2021b. HEC-RAS River Analysis System, 2D Modeling User's Manual Version 6.0. US Army Corps Of Engineers, Hydrologic Engineering Center, Davis, CA.

Damanik, M.R.S., Kardiana, E., Al-Zahwa, A., Marpaung, V.B., Salsabilla, F., Hsb, N.A., Purba, T.R.P., 2025. Analisis Penyebab Banjir dan Upaya Penangulangannya di Kota Binjai Selatan 5, 3368–3375. https://doi.org/https://doi.org/10.56832/mudabbir.v5i2.1953

Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan DAS dan Perhutanan Sosial, 2013. Pedoman Identifikasi Karakteristik Daerah Aliran Sungai. Kementerian Kehutanan, Jakarta.

Fahmi, A.H., Suripin, Wulandari, D.A. & Murod, K., 2022. Pemodelan hujan limpasan menggunakan HEC-HMS pada daerah tangkapan air Waduk Wonogiri. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(4), pp.4801–4814 https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/ 6687/ 4068

Humanitarian Openstreetmap Team, 2018. QGIS dan Inasafe untuk Penanggulangan Bencana (Disaster Management), Jakarta.

I Made Kamiana, 2010. Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Iroume, J.Y.-A., Onguéné, R., Djanna Koffi, F., Colmet-Daage, A., Stieglitz, T., Essoh Sone, W., Bogning, S., Olinga Olinga, J.M., Ntchantcho, R., Ntonga, J.-C., Braun, J.-J., Briquet, J.-P., Etame, J., 2022. The 21st August 2020 Flood In Douala (Cameroon): A Major Urban Flood Investigated With 2D HEC-RAS Modeling. Water 14, 1768. https://doi.org/10.3390/w14111768

Kementerian PUPR, 2017. Petunjuk Teknis Perhitungan Debit Banjir Pada Bendungan, Jakarta.

Kementerian Pekerjaan Umum, 1999. Pedoman Analisis Hidrologi: Kriteria Perencanaan Bangunan Sumber Daya Air. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Jakarta.

Kodoatie, R.J., Sjarief, R., 2010. Tata Ruang Air. ANDI, Yogyakarta.

Limantara, Lily Montarcih, 2018. Rekayasa Hidrologi, CV Lubuk Agung, Bandung.

Muammar, A.Z., Juwono, P.T., Asmaranto, R., 2020. Analisa Keruntuhan Bendungan Malahayu Kabupaten Brebes Dengan Aplikasi HEC-RAS Dan Perhitungan Kerugian Dengan Aplikasi Inasafe. J. Teknol. Dan Rekayasa Sumber Daya Air 1, 29–39. https://Doi.Org/10.21776/Ub.Jtresda.2021.001.01.03

Puspitotanti, E., Karmilah, M., 2022. Kajian Kerentanan Sosial Terhadap Bencana Banjir. J. Kaji. Ruang 1, 177. Https://Doi.Org/10.30659/Jkr.V1i2.20023

Reyhan, P.N.A., Ely Lestari Br Purba, Leni Marlina, 2025. Analisis Kesiapan BPBD Kota Binjai Dalam Penerapan Kecerdasan Buatan Untuk Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir. Bridge J. Publ. Sist. Inf. Dan Telekomun. 3, 131–141. https://doi.org/10.62951/bridge.v3i3.596

Rosyida, A., Nurmasari, R., 2019. Analisis Perbandingan Dampak Kejadian Bencana Hidrometeorologi Dan Geologi Di Indonesia Dilihat dari Jumlah Korban dan Kerusakan (Studi: Data Kejadian Bencana Indonesia 2018). https://jdpb.bnpb.go.id/index.php/jurnal/article/view/127/127

Salsabila, A., Nugraheni, I.L., 2020. Pengantar Hidrologi, Penerbit Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto.

Soewarno, 1995. Hidrologi: Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data Jilid 1. Nova, Bandung.

Sudirman, Suharyanto, A., Suyanto, 2019. Analisis Koefisien Limpasan Permukaan Kota Makassar Dengan Metode Cook. Jurnal Teknik Pengairan. 10, 55–65. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.2.285-292

Tobing, L.K.C.B., 2022. Strategi Komunikasi BPBD Dalam Mensosialisasikan Informasi Bencana Banjir Di Kota Binjai, IPDN, Jatinangor. http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/10697

Triatmodjo, B., 2010. Hidrologie Terapan, Cetakan Kedua. Ed. Beta Offset, Yogjakarta.

Urbi, F.B.S., Khan, F., Wazkuruni, M., Ahmed, M.S., Fosial, A., Mamun, M.A.A., 2024. Analysis Of River Flow Dynamics And Flood Risk In The Buriganga River Using Steady Flow Modeling And Inundation Mapping By Hec-Ras, International Conference on Advances in Civil Engineering, 591-589. Presented at the International Conference on Advances in Civil Engineering (ICACE2024), Bangladesh.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction, 2020. Hazard Definition & Classification Review: Technical Report. UNDRR, Geneva.

Wismana Putra, B.P., Hartono, D.M., Muttaqin, A., 2020. Penilaian Kerusakan dan Kerugian Akibat Banjir Menggunakan Metode ECLAC: Studi Kasus Banjir Jakarta 2020. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. 10, 215–226. https://doi.org/10.32497/wahanats.v25i2.2154

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Adi Hidayat, A. (2026) “Analisis Spasial Bahaya dan Risiko Banjir Terhadap Bangunan Menggunakan Software HEC-RAS dan InaSAFE pada Wilayah DAS Sungai Bingei”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 16(2), pp. 536–549. doi: 10.29103/tj.v16i2.1425.