Pengendalian Waktu dan Biaya pada Proyek Perumahan Permata Hijau Menggunakan Metode Earned Value

Permata Hijau Housing Project Control Using the Earned Value Method

Authors

  • isra junna Universitas Muhammadiyah Bima
  • Risang Setyobudi Universitas Sunan Bonang
  • muh Apriansyah Universitas Muhammadiyah Bima
  • M. Ziaul Fikar Universitas Muhammadiyah Bima
  • M. Deta Zulfikar Universitas Muhammadiyah Bima

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v16i1.1339

Keywords:

Earned Value Management, Project Control, Cost Performance, Time Performance

Abstract

Abstrak

 

Pembangunan perumahan merupakan sektor penting dalam industri konstruksi yang menuntut pengelolaan waktu, biaya, dan kualitas secara efektif. Proyek Permata Hijau menghadapi risiko keterlambatan, pembengkakan biaya, dan ketidaksesuaian hasil pekerjaan, sehingga diperlukan sistem pengendalian yang mampu mengidentifikasi masalah sejak awal. Penelitian ini menerapkan metode Earned Value Management (EVM) untuk mengevaluasi kinerja proyek berdasarkan data pelaksanaan selama 25 minggu. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal dengan nilai Schedule Performance Index (SPI) sebesar 1,00. Namun, proyek mengalami pembengkakan biaya yang ditunjukkan oleh nilai Cost Performance Index (CPI) sebesar 0,99 dan Cost Variance (CV) sebesar Rp795.356,49. Kurva S memperlihatkan pola pelaksanaan proyek konstruksi yang lambat di awal, meningkat di tengah, dan melambat di akhir. Temuan ini menegaskan pentingnya kemampuan manajerial dalam mengendalikan biaya dan menjaga kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan proyek.

 

Kata kunci: Earned Value Management, Pengendalian Proyek, Kinerja Biaya, Kinerja Waktu

 

 

Abstract

Housing development is a crucial sector within the construction industry, requiring effective management of time, cost, and quality. The Permata Hijau Project faces risks of delays, cost overruns, and discrepancies between planned and actual work outcomes, necessitating a control system capable of identifying issues early. This study applies the Earned Value Management (EVM) method to evaluate project performance based on 25 weeks of implementation data. The analysis shows that the project is progressing on schedule, indicated by a Schedule Performance Index (SPI) of 1.00. However, cost overruns are evident, with a Cost Performance Index (CPI) of 0.99 and a Cost Variance (CV) of Rp795,356.49. The S-curve illustrates a typical construction pattern, starting slowly, rising sharply in the middle phase, and slowing toward completion. These findings highlight the importance of managerial capability in controlling costs and ensuring alignment between project planning and execution.

 

Keywords: Earned Value Management, Project Control, Cost Performance, Time Performance

References

Agustapraja, H. R. (2023) ‘Evaluasi Perbandingan Anggaran Biaya Konstruksi Antara Metode SNI Dengan Metode Kontraktor’, 21(1), pp. 92–101.

Amnifu, L. S. et al. (2025) ‘Analisis Kinerja Proyek Konstruksi Menggunakan Earned Value Management dan Microsoft Project’, 10(11), pp. 10066–10081.

Civil, P. et al. (2024) ‘Analisis Biaya dan Waktu Proyek Konstruksi dengan Metode Duration Cost Trade Off’, 6(4), pp. 580–586.

Ghifari, R. B. M. et al. (2022) ‘Pemodelan Proses Bisnis Manajemen Proyek Berdasarkan Project Management Body of Knowledge ( PMBOK )’, 4(1), pp. 2715–2731.

Israjunna, Asfarina, S. et al. (2024) Jurnal Media Informatika [JUMIN] Construction Supply Chain Risk Analysis in Bima.

Israjunna (2023) ‘sebotok wharf construction risk management analysis sumbawa west nusa’, 9(1), pp. 74–82.

israjunna (2025) manajemen konstruksI.

Kerzner, H. (2017) A Systems Approach To Planning, Scheduling, And Controlling.

Mahapatni, I. A. P. S. (2019) Metode Perencanaan Dan Pengendalian Proyek Konstruksi.

Nation, U. and Programme, D. (2011) ‘Bill of Quantity (BOQ)’.

Pattiraja., A. H. (2024) Manajemenproyek Teknik Sipil Strategi Dan Taktik Untuk Proyek Konstruksi.

Pilutomo, B. (2020) ‘Perbandingan Estimasi Anggaran Biaya Antara Metode Bow , Sni Dan Perhitungan Kontraktor’, V(I), pp. 55–66.

PMBOK and GUIDE (2021) A ide to the Project M n gement Bod of nowledge.

Rani, H. A. (2025) ‘ManajemenRisikoProyek_HafnidarA.Rani.pdf’, pp. 1–147.

Sally Lu, M. P. (2023) ‘Performance Analysis System Using Earned Value Method For Electrical Greenhouse Work Project In Batam City’, jist.publikasiindonesia, 4(12), pp. 2288–2296. doi: 10.59141/jist.v4i12.828.

Saputro, T. E. et al. (2025) ‘JUTIN : Jurnal Teknik Industri Terintegrasi Analisis Kinerja Biaya dan Waktu dengan Metode Earned Value Analysis ( Studi Kasus : Revitalisasi Pasar Gembrong Sukasari )’, 8(2), pp. 1889–1899. doi: 10.31004/jutin.v8i2.44077.

Sri Kristinayanti, W. et al. (2024) ‘Green Construction and Local Wisdom Integration for Sustainability: A Systematic Literature Review’, Civil Engineering Journal (Iran). Salehan Institute of Higher Education, pp. 3779–3802. doi: 10.28991/CEJ-2024-010-11-020.

Sugiyanto, A. et al. (2020) ‘Perbandingan Metode Earned Value , Earned Schedule , Dan Earned Value Method ( EVM )’, 3(1).

Sugiyanto and Fallah, S. (2021) ‘Analisa Penerapan Manajemen Waktu Pada Proyek Beton Penangkis Ombak’, RANGTEKNIKJOURNAL, 4(2), pp. 246–259.

Sukowati, J. L. (2022) ‘Analisis Kinerja Biaya Pada Proyek Rehabilitasi Drainase Dan Trotoar Jalan Teuku Umar Paket I Dengan Metode Earned Value’, Jurnal Litbang Sukowati, 5(2). doi: 10.32630/sukowati.v5i2.320.

Tanuwihardjo, G. A. et al. (2025) ‘Analisis Metode Earned Value Untuk Durasi Penyelesaian’, 8(2), pp. 579–586.

Ximenes, F. F. (2025) ‘Analisis Waktu Dan Biaya Dalam Pengendalian Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Earned Value : Studi Kasus Proyek Gedung Untl Analisis Waktu Dan Biaya Dalam Pengendalian Proyek Konstruksi Menggunakan Metode Earned Value : Studi Kasus Proyek Gedung Untl’, 13(1), pp. 11–20.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

junna, isra (2026) “Pengendalian Waktu dan Biaya pada Proyek Perumahan Permata Hijau Menggunakan Metode Earned Value: Permata Hijau Housing Project Control Using the Earned Value Method”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 16(1), pp. 207–215. doi: 10.29103/tj.v16i1.1339.