Pengaruh Waktu Pemasangan Kusen Beton Serut Berbasis Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Konstruksi Terhadap Kekuatan Sambungan

Authors

  • Tarkono Tarkono Universitas Lampung
  • Sugiyanto Sugiyanto Mechanical Engineering Department, Lampung University
  • Irza Sukmana Mechanical Engineering Department, Lampung University
  • Rio Cahya Pratama Mechanical Engineering Department, Lampung University
  • Yusuf Habibi Mechanical Engineering Department, Lampung University

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v16i1.1324

Keywords:

Conrete frame, scrap, OPEFB

Abstract

Abstrak

 

Kusen merupakan bagian terpenting dari bangunan rumah, di Indonesia kusen kayu masih banyak digunakan. Dengan semakin berkurangnya persediaan kayu bermutu maka perlu dicari alternatif penggantinya. Kusen beton dapat menjadi alternatif pengganti kusen kayu. Untuk memperkuat ikatan pada kostruksi perlu ditambahkan serat pada bagian sambungannya. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) yang persediaannya sangat melimpah dijadikan bahan yang berfungsi sebagai pengikat. Penggunaan TKKS dapat mengurangi permasalahan pencemaran pada pabrik kelapa sawit. Dengan adanya serat TKKS pada bagian sambungan antara kusen yang sudah kering pada saat pemasangan  dinding yang masih basah akan menjadi pengikat pada sambungan. Sehingga dengan tambahan TKKS, maka ikatan antara sampungan kusen dengan didnding dapat mencapai 3,9 MPa. Terlepas dari jenis serat yang digunakan maka penambahan serat menjadi sangat penting pada proses pembuatan kusen beton. Dengan demikian peran TKKS pada kusen beton sangat penting karena dapat meningkatkan ikatan sambungan dan dapat mengurangi permasalahan pencematan pada tempat pengolahan kelapa sawit.

 

Kata kunci: Kusen Beton, Serut, TKKS

 

 

Abstract

 

Frames are the most important part of a house building, in Indonesia wooden frames are still widely used. With the decreasing supply of quality wood, it is necessary to look for alternative replacements. Concrete frames can be an alternative to wooden frames. To strengthen the bond in the construction, fibre needs to be added to the joints. Oil palm empty fruit bunch fibre (OPEFB), which is in very abundant supply, is used as a material that functions as a binder. The use of OPEFB can reduce pollution problems in palm oil mills. With the presence of OPEFB fibre in the joints between the frames which are already dry when installing the walls which are still wet, it will act as a binder in the joints. So with the addition of OPEFB, the bond between the frame joint and the wall can reach 3.9 MPa. Regardless of the type of fibre used, the addition of fibre is very important in the process of making concrete frames. Thus, the role of TKKS in concrete frames is very important because it can improve joint bonding and can reduce contamination problems at palm oil processing sites.

 

Keywords: Conrete frame, scrap, OPEFB

 

References

Andriyati, & Husin, A. (2007) ‘Pemanfaatan Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Papan Serat Semen.’, Jurnal Permukiman, 2(3).

Ardhiansyah, M.D. (2018) ‘Pengaruh Pemanfaatan Sabut Kelapa Sebagai Material Serat Terhadap Kuat Tekan dan Daya Serap Beton (The Influence of Using Coconut Fibers As Fiber Materials to the Compression Stress and Absorbent of Concrete)’, Universitas Islam Indonesia, pp. 1–114.

Aryanto, T. (2016) Uji Kinerja Kuat Geser Interfance Beton Lama (Substrate) dan Beton Baru (Overlay) dengan Variasi Kuat Tekan Substrate, Universitas Negeri Yogyakarta.

BPS (2023) ‘Statistik Kelapa Sawit Indonesia / Indonesian Oil Palm Statistics2022.’, Badan Pusat Statistik/BPS - Statistics Indonesia, 16, p. 10.

Chen, P. et al. (2024) ‘Study on the Shear Performance of the Interface between Post-Cast Epoxy Resin Concrete and Ordinary Concrete’, Buildings, 14(9). Available at: https://doi.org/10.3390/buildings14092852.

Fandy, Anita and Handoko (2013) ‘Pengaruh Pemanfaatan Serat Sabut Kelapa Dengan Perlakuan Alkali Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton’, Jurnal Teknik Sipil, 2(2), pp. 1–8.

Lizar, ., A, Pribadi, R, . and M, I. (2020) ‘Pemanfaatan Limbah Sawit sebagai Material Bata Ringan. Percepatan Inovasi Teknologi Hijau dan Ekonomi Hijau dalam Pembangunan Industri Berkelanjutan.’, Politeknik Negeri Banyuwangi. [Preprint].

Majid, A.B., Sumarna, D. and Konong, I. (2023) ‘Uji Eksperimental Kuat Tekan Beton K-300 Dengan Menggunakan Material Kali Oba Dan Substitusi Fly Ash (Abu Terbang Batu Bara)’, Inter Tech, 1(2), pp. 27–29. Available at: https://doi.org/10.54732/i.v1i2.1059.

Nuzuli F. & M Haris (2017) ‘Potong Batu Marmer Diperkuat Serat’, 04, pp. 27–38.

Opirina, L., Sari, P.D. and Hanif, M. (2017) ‘Pembuatan Serat 1’, 11(2), pp. 16–23.

Pramesti, N.A., Lestari, S.P. and Risana, D. (2024) ‘The Influence Of Product Completeness And Product Quality On Purchasing Decisions At Toko Kusen Beton Semoga Jaya’, Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 1(2), pp. 193–202. Available at: https://doi.org/10.37676/jemba.v1i2.548.

Prihantono D, Daryati and Abdul NZ (2020) ‘Penggunaan beton ringan berserabut untuk diaplikasi pada kusen pintu’, Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil, 4(2), p. 53,58.

Rao, R.P. and Ramakrishna, G. (2022) Bahan Lebih Bersih Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit : Morfologi Permukaan , Perlakuan , dan Kesesuaian Sebagai Penguatan Komposit Semen.

Roziandi, Rinaldy and Farizal, T. (2022) ‘Analisis Kuat Tekan Beton Dengan Menggunakan Campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit ( TKKS ) Sebagai Serat Pada Perencanaan Mutu’, JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida), 3(2), pp. 149–158.

Setyowati M (2019) ‘The Development of Reinforced Concrete Used in Indonesia During Colonial Period (1901 -1942)’, Berkala Arkeologi, 39(2), pp. 201–220.

Shi, S. et al. (2025) ‘Shear Performance of New-to-Old Concrete Under Different Interface Treatments’, Coatings, 15(7), pp. 1–20. Available at: https://doi.org/10.3390/coatings15070805.

Tarkono & Nandang (2018) ‘Pembuatan Genteng Berserat Tandan Kosong Kelapa Sawit’, Rotor, 11(2), p. 51. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.19184/rotor.v11i2.9484.

Tarkono and Hadi, A. (2017) ‘Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (Tkks) Dalam Rangka Mereduksi Berat Komposit Papan Semen’, Rotor, 10(2), p. 36. Available at: https://doi.org/10.19184/rotor.v10i2.5761.

Vantri, V. and Asfarizal, A. (2025) ‘Pengaruh Panjang Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Pembuatan Palmfiber Reinforced Concrete terhadap Uji Lentur dan Struktur Makro’, Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 3(2), pp. 74–87. Available at: https://doi.org/10.61132/venus.v3i2.801.

Wikana, I. and Telaumbanua, F.W. (2025) ‘Tinjauan Eksperimental Kuat Lentur Kusen Beton Dan Kusen Kayu’, Jurnal Teknik Sipil Ukrim, 2(1), pp. 113–119. Available at: https://doi.org/10.61179/jtsukrim.v2i1.723.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Tarkono, T. (2026) “Pengaruh Waktu Pemasangan Kusen Beton Serut Berbasis Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Konstruksi Terhadap Kekuatan Sambungan”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 16(1), pp. 98–112. doi: 10.29103/tj.v16i1.1324.