Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index Dan Asphalt Institute MS-17 Pada Ruas Jalan Line Pipa STA 1+000 – 2+500
DOI:
https://doi.org/10.29103/tj.v15i2.1294Keywords:
Road damage, PCI, AI MS-17Abstract
Abstrak
Jalan merupakan sarana infrastruktur yang berfungsi sebagai ruang sirkulasi untuk mempermudah transportasi darat, lengkap dengan bangunan pelengkap serta perlengkapannya yang menunjang aktivitas lalu lintas. Evaluasi ini dilakukan dengan membandingkan dua metode, yaitu Pavement Condition Index (PCI) dan Asphalt Institute MS-17, guna menilai apakah kondisi jalan masih layak atau membutuhkan program pemeliharaan dan perbaikan secara rutin. Hasil analisis menunjukkan bahwa berdasarkan metode PCI, persentase kondisi jalan tertinggi berada pada kategori failed sebesar 43%, diikuti fair 24%, very poor 14%, excellent 9%, poor dan good masing-masing 5%. Sedangkan pada metode Asphalt Institute MS-17, ditemukan bahwa 41% kerusakan memerlukan tambalan, 32% membutuhkan pemeliharaan rutin, dan 27% memerlukan rekonstruksi. Dari kedua metode tersebut dapat disimpulkan bahwa solusi penanganan yang direkomendasikan adalah Rekontruksi atau melalui kegiatan tambalan atau perbaikan lainnya
Kata kunci: kerusakan jalan, PCI, AI MS-17
Abstract
Roads are infrastructure facilities that function as circulation spaces to facilitate land transportation, complete with complementary buildings and equipment that support traffic activities. This evaluation was conducted by comparing two methods, namely the Pavement Condition Index (PCI) and the Asphalt Institute MS-17, to assess whether the road conditions are still suitable or require routine maintenance and repair programs. The results of the analysis show that based on the PCI method, the highest percentage of road conditions is in the failed category of 43%, followed by fair 24%, very poor 14%, excellent 9%, poor and good each 5%. While in the Asphalt Institute MS-17 method, it was found that 41% of damage required patching, 32% required routine maintenance, and 27% required reconstruction. From the two methods, it can be concluded that the recommended handling solution is Reconstruction or through patching or other repair activities
Keywords: Road damage, PCI, AI MS-17
References
Amani, A.S., 2019. Prioritas Penanganan Kerusakan Jalan Di Jalan Provinsi Di Daerah Surabaya Selatan Ditinjau Dari Tingkat Kerusakan Jalan Dan Segi Ekonomi 8.
Anjarwati, S., Pristianita, T.R., 2020. Analisis Penanganaan Kerusakan Jalan Ajibarang-Cilongok Dengan Metode Asphalt Institute. Civeng J. Tek. Sipil Dan Lingkung. 1. Https://Doi.Org/10.30595/Civeng.V1i2.9296
Basuki, I., 2008. Studi Perbandingan Biaya Konstruksi Perkerasan Kaku Dan Perkerasan Lentur 9.
Betaubun, H.F., Paresa, J., 2019. Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pci Dan Asphalt Institute Ms–17 8.
Bolla, M.E., N.D. Perbandingan Metode Bina Marga Dan Metode Pci (Pavement Condition Index) Dalam Penilaian Kondisi Perkerasan Jalan.
Budiarso, R., Pamungkas, F., N.D. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Struktur Dan Proses Tender Proyek Renov Asi Stadion Jatidiri Kota Semarang.
Das, A.M., Setiawan, A., Adiguna, M.E.S., 2024. Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Asphalt Institute Dan Penanganannya: Studi Kasus Jalan Raya Palembang-Jambi. J. Talenta Sipil 7, 961. Https://Doi.Org/10.33087/Talentasipil.V7i2.606
Dp, D.A., N.D. Perencanaan Dan Estimasi Biaya Pada Proyek Pembangunan Jembatan Patihan Kabupaten Sragen.
Fatikasari, A.D., 2021. Analisa Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pci Untuk Mengevaluasi Kondisi Jalan Di Raya Cangkring, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo 6.
Hariyanto.Evaluasi Penilaian Perkerasan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index (Pci) (Studi Kasus Ruas Jalan Gajah Mada Dan Sorogo Kec. Cepu).2019, N.D.
Hendrawan Et Al. - 2022 - Analisis Kerusakan Jalan Beserta Penanganannya Dan Rab.2022, N.D.
Isa, I., N.D. Universitas Brawijaya Fakultas Teknik Malang 2017.
Lasarus, R., Lalamentik, L.G.J., Waani, J.E., 2020. (Studi Kasus: Ruas Jalan Kauditan (By Pass) – Airmadidi ; Sta 0+770 – Sta.
Mubarak, H., 2016. Analysis Of Road Pavement Damage Method With Pavement Condition Index (Pci) 16.
Nabawi, I., Feriska, Y., Diantoro, W., 2021. Analisis Dampak Kerusakan Jalan Terhadap Pengguna Jalan Dan Lingkungan Di Ruas Jalan Pebatan - Rengaspendawa Brebes.
Nur Muhammad, H., 2022. Perbandingan Nilai Kerusakan Berdasarkan Pengamatan Metode Pavement Condition Index (Pci) Dan Metode International Roughness Index Pada Jalan Raya Bukittinggi-Medan Km7. Ensiklopedia Res. Community Serv. Rev. 1, 200–204. Https://Doi.Org/10.33559/Err.V1i2.1145
Pavement Patching And Repair, N.D.
Priana, S.E., 2018. Analisa Faktor Penyebab Kerusakan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan Lingkar Utara Kota Padang Panjang). Rang Tek. J. 1. Https://Doi.Org/10.31869/Rtj.V1i1.609
Rahmawati, A., Setiawan, D., Pangestu, A.Y., Aulia, R.A., N.D. Evaluasi Tebal Dan Analisis Kerusakan Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Analisa Komponen, Austroads, Asphalt Institute Dan Program Kenpave 16.
Satria Am.Rti.Ma,. Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Pada Perhitungan Tebal Lapis Tambah (Overlay) Dengan Metode Pd T-05-2005-B Dan Asphalt Institute Ms-17, N.D.
Sukirman,S.(1999). Dasar-Dasar Perencanaan Geometrik Jalan. Bandung: Nova, N.D.
Suryani, T., Faisol, A., Vendyansyah, N., 2021. Sistem Informasi Geografis Pemetaan Kerusakan Jalan Di Kabupaten Malang Menggunakan Metode K-Means. Jati J. Mhs. Tek. Inform. 5, 380–388. Https://Doi.Org/10.36040/Jati.V5i1.3259
Tarmizi, I., N.D. Analisis Pengaruh Variasi Beban Lalu Lintas Terhadap Kinerja Perkerasan Jalan Raya.
Tenriajeng, A. T. (2002) Rekayasa Jalan Raya 2. Depok: Gunadarma, N.D.
Udiana, I.M., 2014. Analisa Faktor Penyebab Kerusakan Jalan (Studi Kasus Ruas Jalan W. J. Lalamentik Dan Ruas Jalan Gor Flobamora).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Copyright (c) Syibral Malasyi, M Fauzan, T Mudi Hafli, David Sarana, Mukhlis, Fasdarsyah, Tharatul Ayna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Teras Jurnal as the first party to publish the article.







