Analisis Kelayakan Ekonomi Teknik terhadap Investasi Pembangunan Terminal Khusus untuk Mendukung Distribusi Tambang Batu Basalt

Authors

  • Windy Putri Diwantari 6282175274443
  • Ahmad Herison Universitas Lampung
  • Kristianto Usman Universitas Lampung
  • Ahmad Zakaria
  • Dyah Indriana Kusumastuti Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.29103/tj.v15i2.1290

Keywords:

feasibility study, dedicated terminal, basalt distribution, NPV, IRR

Abstract

Abstrak

 

Ketidakefisienan distribusi hasil tambang batu basalt melalui jalur darat mendorong pembangunan Terminal Khusus PT. Optima Nusa Tujuh guna mengoptimalkan distribusi melalui jalur laut. Penelitian bertujuan untuk menentukan skenario investasi paling optimal berdasarkan kelayakan finansial dan kontribusinya terhadap efisiensi distribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk mengevaluasi aspek non-finansial, sedangkan analisis kuantitatif menilai kelayakan finansial berdasarkan parameter NPV, IRR, PI, BCR, BEP, dan PBP. Hasil evaluasi terhadap kelima skenario investasi menunjukkan bahwa seluruh skenario layak dilaksanakan dengan nilai NPV positif. Namun, hanya skenario moderat hingga optimis yang memenuhi seluruh kriteria kelayakan. Skenario 5 (optimis 20%) memberikan hasil paling optimal, dengan NPV sebesar Rp65.396.124.689,67, IRR sebesar 34,21%, dan periode pengembalian investasi tercepat selama 3 tahun 2 bulan 4 hari. Kesimpulannya, pendistribusian hasil tambang melalui terminal khusus jalur laut dinilai layak dan memberikan dampak positif secara finansial karena memberikan keuntungan jangka panjang dan efisiensi distribusi terbaik.

 

Kata kunci: studi kelayakan, terminal khusus, distribusi  basalt, NPV, IRR

 

Abstract

 

The inefficiency of basalt distribution via land transportation has prompted the development of a dedicated terminal by PT. Optima Nusa Tujuh to enhance maritime distribution. This study aims to determine the most optimal investment scenario based on financial feasibility and its impact on distribution efficiency. A descriptive method is employed, incorporating both qualitative and quantitative approaches. Qualitative analysis explores non-financial factors influencing project viability, while quantitative analysis evaluates financial feasibility using NPV, IRR, PI, BCR, BEP, and PBP. Analysis of five investment scenarios reveals that all are financially feasible with positive NPV values; however, only moderate to optimistic scenarios fulfill all feasibility criteria. Scenario 5 (20% optimistic) emerges as the most optimal, yielding the highest NPV of IDR 65,396,124,689.67, IRR of 34,21%, and the shortest payback period of 3 years, 2 months, and 4 days. In conclusion, maritime distribution via dedicated terminal is feasible and financially advantageous, ensuring long-term gains and efficient logistics.

 

Keywords: feasibility study, dedicated terminal, basalt distribution, NPV, IRR

Author Biographies

Windy Putri Diwantari, 6282175274443

Penulis merupakan mahasiswa tigkat akhir pada Program Magister Teknik Sipil Unila yang saat ini sedang mengajukan publikasi jurnal pada jurnal terakreditasi SINTA 3, sebagai salah satu syarat kelulusan dan pendaftaran wisuda program pascasarjana.

Ahmad Herison, Universitas Lampung

Dr. H. Ahmad Herison, S.T., M.T. merupakan ketua Program Studi Magister Teknik Sipil, sekaligus dosen pembimbing I dari penulis utama

Kristianto Usman, Universitas Lampung

Kristianto Usman S.T., M.T., Ph.D. merupakan dosen pembimbing II dari penulis utama

Ahmad Zakaria

Ir. Ahmad Zakaria, M.T., Ph.D. merupakan dosen penguji I dari penulis utama

Dyah Indriana Kusumastuti, Universitas Lampung

Prof. Dr. Ir. Dyah Indriana Kusumastuti, S.T., M.Sc. merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Lampung, sekaligus pembimbing II dalam tesis penulis utama

References

Blank, L., & Tarquin, A. (2012). Engineering Economy (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Boardman, A. E., Greenberg, D. H., Vining, A. R., & Weimer, D. L. (2018). Cost-Benefit Analysis. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781108235594

Darsono, N., Syibli, Y. M., & Akmal Fajar, M. (2021). Peranan Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam Dalam Izin Pembangunan Terminal Khusus. Jurnal Sains Teknologi Transportasi Maritim, 3(2), 41–49. https://doi.org/10.51578/j.sitektransmar.v3i2.40

Dewi, N. K., Ishak, R. F., & Ariffien, A. (2024). Dry Port Financial Feasibility Analysis Model. Journal of Innovation and Community Engagement, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.28932/ice.v5i1.7533

Fisu, A. A. (2020). Analisis Perencanaan Pengembangan Fasilitas Terminal Khusus PLTU Nagan Raya Aceh. https://doi.org/10.31227/osf.io/zcxng

Giatman M. (2006). Ekonomi Teknik. PT. Rajagrafindo Persada.

Joka, U. (2019). Studi Kelayakan Pengembangan Pelabuhan Bolok Ditinjau Berdasarkan Aspek Finansial. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 7(2). https://doi.org/10.23887/ekuitas.v7i2.17208

Kasmir, & Jakfar. (2003). Studi Kelayakan Bisnis. Prenada Media Grup. www.penerbitwidina.com

Kuswadi. (2007). Analisis Keekonomian Proyek. Andi Offset.

Litman, T. A. (2022). Evaluating Transportation Equity: Guidance for Incorporating Distributional Impacts in Transport Planning. In ITE Journal. https://vtpi.org/Litman_ITEJ_Equity_Apr2022.pdf.

Park, C. S. (2007). Contemporary engineering economics (4th ed.). Pearson.

Rizky, A. C., La Ode Alam Mindaris, & Ma’ruf. (2025). Feasibility Analysis Of Constructing A Dedicated Terminal (Case Study: Pt Union Perkasa Buana). Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan, 6(1), 36–77. https://doi.org/10.62012/zl.v6i1.42511

Rodrigue, J. P., Comtois, C., & Slack, B. (2016). The Geography of Transport Systems. In The Geography of Transport Systems. Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781315618159

Sharpe, W. F., Alexander, G. J., & Bailey, J. V. (2014). Investments (10th ed.). Pearson.

Sinaga, D., & Saragih, H. J. R. (2013). Studi Kelayakan Investasi pada Proyek & Bisnis dalam Perspektif Iklim Investasi Perekonomian Global. Mitra Wacana Media.

Soedarmanto, Fail, M., & Artnasoni, A. B. (2023). Investment Feasibility Analysis of Container Depot for Sustainable Development: A Case Study on PT. Pelabuhan Indonesia (Persero). Indonesian Journal of Law and Economics Review, 18(3). https://doi.org/10.21070/ijler.v18i3.925

Sukirno, & Suyuti. (2023). Analisis Keterlambatan Penyandaran Kapal Tanker di Terminal Khusus Pertamina TBBM Donggala. Jurnal Venus, 11(1), 8–17. https://doi.org/10.48192/vns.v11i1.687

Supartini, S., Dekanawati, V., & Wardoyo, R. D. (2020). Perizinan Pembangunan Tersus (Terminal Khusus) (Studi Kasus CV Bina Lestari Jaya) Di Pangkalpinang Bangka Belitung. Majalah Ilmiah Bahari Jogja, 18(2), 101–117. https://doi.org/10.33489/mibj.v18i2.219

Suratman. (2001). Studi Kelayakan Proyek: Teknik dan Prosedur Penyusunan Laporan. J & J Learning.

Tangvitoontham, N., & Chaiwat, P. (2012). Economic Feasibility Evaluation of Government Investment Project by Using Cost Benefit Analysis: A Case Study of Domestic Port (Port A), Laem-Chabang Port, Chonburi Province. Procedia Economics and Finance, 2, 307–314. https://doi.org/10.1016/s2212-5671(12)00092-5

Yanto, J., & Adibaroto, M. M. (2022). Analisa Studi Kelayakan Properti Proyek Pembangunan Perumahan Subsidi di Kecamatan Taktakan Kota Serang. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 435. https://doi.org/10.29103/tj.v12i2.753

Zainal, M. I. (2019). Analisis Keselamatan Alur Pelayaran Pada Area Terminal Khusus Kayu Hutan Tanaman Industri Sungai Sesayap Tanah Tidung Kalimantan Utara. Jurnal Penelitian Enjiniring, 22(1), 62–69. https://doi.org/10.25042/jpe.052018.11

Downloads

Published

2025-08-29

How to Cite

Diwantari, W. P. (2025) “Analisis Kelayakan Ekonomi Teknik terhadap Investasi Pembangunan Terminal Khusus untuk Mendukung Distribusi Tambang Batu Basalt”, Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 15(2), pp. 492–506. doi: 10.29103/tj.v15i2.1290.