Pemanfaatan Limbah Industri Berupa Abu Ketel dan Silica Fume Untuk Peningkatan Kuat Tekan Beton
DOI:
https://doi.org/10.29103/tj.v15i2.1247Keywords:
Abu Ketel, Silica Fume, Kuat Tekan BetonAbstract
Abstrak
Pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami kemajuan signifikan. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan abu ketel dan silica fume dalam beton sebagai alternatif berkelanjutan. Variasi percobaan mencakup penambahan dan penggantian sebagian semen dengan abu ketel dan silica fume. Hasil menunjukkan bahwa campuran dengan kandungan abu ketel dan silica fume memiliki slump yang lebih rendah, namun meningkatkan kuat tekan pada umur 28 dan 56 hari. Proporsi optimum sebagai bahan tambah adalah 5% abu ketel dan 5% silica fume dengan peningkatan kuat tekan dari 28 hari ke 56 hari sebesar 9,42 MPa sedangkan sebagai bahan pengganti sebagian semen adalah 85% semen, 5% abu ketel, dan 10% silica fume, mencapai kuat tekan beton kubus sebesar 28,93 MPa pada umur 28 hari dan 30,67 MPa pada umur 56 hari. Penelitian ini memberikan wawasan tentang potensi penggunaan limbah kelapa sawit dan sisa industri sebagai bahan tambahan dalam industri konstruksi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kata kunci: Abu Ketel, Silica Fume, Kuat Tekan Beton
Abstract
Infrastructure development in Indonesia has experienced significant progress. This research explores the use of palm kettle ash and silica fume in concrete as a sustainable alternative. Experimental variations include adding and replacing some of the cement with palm kettle ash and silica fume. The results showed that the mixture containing palm kettle ash and silica fume had a lower slump, but increased compressive strength at the ages of 28 and 56 days. The optimum proportion as an additive is 5% palm kettle ash and 5% silica fume with an increase in compressive strength from 28 days to 56 days of 9.42 MPa while as a partial replacement material for cement it is 85% cement, 5% palm kettle ash and 10% silica fume, reaching a compressive strength of cube concrete of 28.93 MPa at 28 days and 30.67 MPa at 56 days. This research provides insight into the potential for using palm oil waste and industrial residue as additional materials in the construction industry to support sustainable development.
Keywords: Palm Kernel Ash, Silica Fume, Compressive Strength of Concrete
References
Badan Pusat Statistik Indonesia. 2022. Statistik Kelapa Sawit Indonesia Tahun 2022.
Bernavida, F. and Wulandari, S. 2021. Stabilisasi Tanah Gambut Menggunakan Abu Boiler Kelapa Sawit Ditinjau Dari Nilai Cbr Laboratorium. Rekayasa Sipil, 15(1), pp. 7-15.
Bintang Pradana, F., Sulistyorini, D. and Shulhan, M.A. 2022. Pengaruh Pasir Silica Pada Persentase 0%, 50% Dan 100% Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton. Jurnal Surya Beton, 6(2), pp. 1-6.
Gunawan, H.C., Mungok, C.D. and Lestyowati, Y. 2018. Pemanfaatan Abu Boiler Cangkang Kelapa Sawit Sebagai Bahan Tambah Pada Campuran Beton. JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang, 5(2), pp. 1-9.
Irianti, L. 1999. Pengaruh Abu ketel Sebagai Bahan Tambahan Dalam Desain Beton Mutu Tinggi. Jurnal Penelitian Rekayasa Sipil dan Perencanaan, 2(2), 14-25.
Kamal, A.A. and Mojtahedi, I. 2023. Enhancing Concrete Properties Using Silica Fume: Optimized Mix Design. Journal of Smart Buildings and Construction Technology CITATION Abed, 5(1), [Online] Available from: doi.org/10.30564/jsbct.v5i1.5678.
Kementrian PUPR Indonesia .2022. Informasi Statistik Infrastruktur PUPR.
Prasetya, Aji. 2007. Pengertian Umum Beton. Universitas Islam Riau.
Putra, R. H. 2022. Pengaruh kadar fly ash dan silica fume terhadap kuat tekan beton mutu tinggi. Skripsi. Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Permatasari, S., Agustina, S., & Satriani. 2022. Studi pemanfaatan limbah abu kerak boiler terhadap kualitas bata beton. Jurnal Teknik Sipil Politeknik Kotabaru, 12(1), 94-100.
Rahmanto, F. A., & Indonesia, U. I. (2023). Pengaruh Penggunaan Cangkang Kelapa Sawit Dan Silica Fume. 28(2), 36-48.
Sebayang, S. 2011. Tinjauan sifat-sifat mekanik beton alir mutu tinggi dengan silika fume sebagai bahan tambahan. Bandar Lampung: Jurnal Rekayasa Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Universitas Lampung, 15(2), 131-138.
Suryanto, R. F. (2014). Pengaruh Penambahan Fly Ash atau Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Beton dan Setting Time Pada Semen. Paper Knowledge Toward a Media History of Documents, cm, 34-54.
SNI 03-1974-1990.1990. Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional Indonesia.
SNI 1974-2011. 2011. Cara Uji Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional Indonesia.
Silica Fume Association .2022. Silica Fume Users Manual Second Edition.
Sumajouw, M.D.J. et al. 2014. PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON MUTU TINGGI Servie O. Dapas. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 4(4), pp. 215-218.
Suryanto, R. F. (2014). Pengaruh Penambahan Fly Ash atau Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Beton dan Setting Time Pada Semen. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, cm, 34-54.
Tarru, R. O. (2018). Studi Penggunaan Silica Fume Sebagai Bahan Pengisi (Filler) Pada Campuran Beton. Journal Dynamic Saint, 3(1), 472-485. https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v3i1.271
Vitri, G. & Herman, H. 2019. Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Sebagai Material Tambahan Beton. Jurnal Teknik Sipil ITP, 6(2), 78-87. https://doi.org/10.21063/JTS.2019.V602.06.
Zai, K. A., Syahrizal, & Krolina, R. (2014). Pengaruh Penambahan Silica Fume Dan Superplasticizer Terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Dengan Metode Aci (American Concrete Institute). Jurnal Teknik Sipil Universitas Sumatera Utara,1(1), 1-9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Copyright (c) Laksmi Irianti, Masdar Helmi, Ratna Widyawati, Habib Ilham Abdullah, Hadi HidayatullahAuthors retain copyright and grant the journal right of first publication and this work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
All articles in this journal may be disseminated by listing valid sources and the title of the article should not be omitted. The content of the article is liable to the author.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
In the dissemination of articles by the author must declare the Teras Jurnal as the first party to publish the article.







